bca dukung percepatan pembangunan infrastruktur indonesia

Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mencapai pemerataan ekonomi baik secara regional maupun secara nasional. Dalam mencapai target tersebut, pemerintah telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2015-2019 untuk mencapai sasaran yang diinginkan.


PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam melakukan terobosan pembangunan infrastruktur di Indonesia, khususnya tol Trans Sumatera. Hal ini diimplementasikan BCA dengan menyalurkan kredit sindikasi sebesar Rp1,5 triliun kepada PT Hutama Karya selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia yang ditugaskan pemerintah untuk mengembangkan proyek jalan tol Trans Sumatera ruas Bakauheni – Terbanggi Besar.

Penandatanganan perjanjian kredit sindikasi ini dilakukan Direktur BCA Suwignyo Budiman dan Direktur Keuangan PT Hutama Karya Anis Anjayani di Jakarta, beberapa waktu lalu. BCA bersama dengan perbankan lainnya menyalurkan kredit sindikasi kepada PT Hutama Karya senilai Rp8,07 triliun, dari jumlah total plafon pembiayaan sebesar Rp15,59 triliun.

Tol Bakauheni – Terbanggi Besar dinyatakan sebagai ruas prioritas Trans Sumatra dan ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional. Ruas ini akan menjadi jalan utama dari dan menuju Pelabuhan Bakauheni yang merupakan salah satu titik utama penghubung Jawa dengan Sumatra. Jalan tol Bakauheni – Terbanggi Besar ditetapkan sepanjang 140,94 kilometer. Pembangunan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar ini diharapkan selesai dan dapat dioperasikan pada tahun 2019.

Kontribusi BCA dalam penyaluran kredit ini merupakan bukti nyata komitmen BCA untuk mewujudkan visi BCA menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat, yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia. “Kami berharap dukungan yang BCA berikan ini dapat berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur jangka panjang di Indonesia dan mendukung peningkatan perekonomian nasional,” ujar Suwignyo.

Hingga saat ini, pembiayaan BCA ke sektor infrastruktur mencapai Rp23,5 triliun, mulai dari jalan tol, kelistrikan, kereta api, bandara, infrastruktur telekomunikasi, serta air minum dan sanitasi.