Terumbu karang memiliki banyak manfaat di kawasan pesisir pantai. Selain “benteng” untuk mencegah abrasi atau pengikisan pantai oleh gelombang air laut, terumbu karang menjadi lokasi yang nyaman bagi beragam spesies ikan atau biota laut lainnya untuk bertelur, tumbuh dan berkembang biak.

Menyadari pentingnya peranan terumbu karang, Bank BRI terlibat secara aktif melestarikan keberadaan terumbu karang. Keterlibatan BRI tersebut diimplementasikan dalam bentuk budidaya terumbu karang yang dilaksanakan di sejumlah tempat.

“Di wilayah Kepulauan Seribu ada di dua lokasi, yakni di Karang Lebar, dan di Pulau Pramuka sedangkan di luar Jawa ada di Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara,” tutur Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso.

Di lokasi-lokasi tersebut, Bank BRI dibantu masyarakat setempat serta beberapa organisasi nirlaba melakukan budidaya berupa penanaman 20 jenis bibit terumbu karang di media pembibitan. 1 media pembibitan seluas 1 meter persegi berisi 16 bibit karang satu jenis sehingga total terdapat 320 karang di tiap area taman laut BRI.

Selain memberikan manfaat ekologis, dengan adanya terumbu karang, masyarakat dapat memperoleh alternatif atau tambahan pendapatan melalui pendirian pusat-pusat penyelaman, restoran, maupun penginapan.

“Obyek wisata terumbu karang yang bagus juga dapat menarik minat wisatawan sehingga menyediakan alternatif pendapatan bagi masyarakat sekitar,” imbuh Hari Siaga.

 Bank BRI salurkan dana

Sementara itu, Bank BRI menyalurkan dana Bina Lingkungan (BL) sebagai bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR). Hal itu diwujudkan dalam bentuk program BRI Peduli dengan tagline “Bangga Berindonesia.”

Kegiatan BL BRI diprioritaskan kepada kegiatan yang bersifat pemberdayaan sehingga dapat memberikan impact kepada lingkungan. “Dana BL perseroan paling banyak disalurkan ke bidang pendidikan, seperti beasiswa, kegiatan pendidikan dan pelatihan pelaku UMKM, sosialisasi sadar bahaya narkoba, menumbuhkan minat baca generasi muda, kegiatan storytelling, dan sebagainya,” ungkap Hari Siaga.

Sesuai Peraturan Menteri BUMN No PER-02/MBU/07/2017 tanggal 5 Juli 2017, dana BL Bank BRI disalurkan pada 7 bidang, yakni bidang pendidikan, bidang tanggap darurat bencana, bidang kesehatan, bidang pengembangan prasarana dan/atau sarana umum, bidang sarana ibadah, bidang pelestarian alam, dan bidang sosial kemasyarakatan.

“Pelaksanaan Program BRI Peduli merupakan implementasi dari salah satu misi Bank BRI, yakni memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders),” ujar Hari Siaga.

Menurut Hari Siaga, dalam pelaksanaan program BRI Peduli, perseroan selalu melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, baik pihak internal maupun eksternal, agar penyaluran dapat tepat sasaran dan tepat guna. “Harapan kami, bantuan yang diberikan oleh BRI melalui program BRI Peduli dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Hari Siaga. [*]