Menurut penelitian terbaru P21 Framework for 21st Century Skills, agar sukses di masa depan, siswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, keterampilan komunikasi, literasi (informasi dan teknologi), sosial, dan kolaborasi. Bicara kemampuan literasi, penguasaan bahasa Inggris sejak dini memiliki peran penting. Mengapa?

Seperti kita ketahui, pengembangan bahasa merupakan bagian penting dari perkembangan si kecil. Belajar mengenal, memahami, menggunakan, dan menikmati bahasa menjadi langkah awal dalam mengasah kemampuan literasi anak. Selain itu, kemampuan literasi juga dapat mendukung anak dalam mengembangkan cara berpikir, memecahkan masalah, serta membangun dan menjaga hubungan sosial.

Sebagi upaya untuk mendukung hal tersebut, EF English First for Kids & Teens meluncurkan inovasi program EF Small Stars melalui sebuah acara Parenting Talk Show bertajuk “Brunch with Roddy & Friends”.

Pada kesempatan ini Elizabeth Santosa atau yang akrab disapa Lizzie, Psikolog Pendidikan dan Anak, menyampaikan mengenai peran penting pengembangan bahasa sebagai dasar keterampilan dalam membantu mengoptimalkan kemampuan kognitif, emosional dan sosial anak. Menurut Lizzie, hubungan dan keterlibatan orangtua merupakan pondasi penting atau titik awal kebahagiaan anak yang berdampak positif terhadap perkembangan psikososial mereka.

“Kami menyadari perlunya mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan anak untuk menghadapi era saat ini dan masa depan. Kami melakukan sebuah inovasi pada program EF Small Stars karena kami ingin mendampingi anak-anak mengembangkan kemampuan literasi dini mereka melalui bahasa Inggris. Melalui materi pembelajaran dan aktivitas yang menyenangkan, anak akan memiliki antusiasme belajar yang tinggi dan menikmati proses belajar sehingga mampu mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri dengan lebih baik,” Regional Director EF English First Indonesia Elisabeth Maria.

Program anak usia 3-6 tahun

Sebagai informasi, EF Small Stars adalah program pendidikan bahasa Inggris nonformal khusus untuk anak usia 3-6 tahun. Program ini menggunakan metode belajar holistik melalui pendekatan pendidikan yang disesuaikan dengan tahapan usia anak. Pembelajaran ini dirancang agar dapat mengembangkan keterampilan sosial dan emosional, kemampuan motorik halus dan kasar, serta kemampuan bahasa dan kognitif mereka dengan optimal.

“Penting bagi orangtua untuk membuat anak-anak mereka bahagia. Mengapa? Karena anak-anak yang bahagia akan memiliki kesadaran diri, manajemen diri, dan keterampilan sosial yang baik, serta dapat memiliki kemampuan melakukan pengambilan keputusan yang lebih baik. Semua itu penting dan terkait dengan hasil yang akan mereka peroleh di masa depan, di antaranya keberhasilan pendidikan, misalnya menyelesaikan gelar sarjana, peningkatan atau kesuksesan karier. Hal lainnya, seperti lebih kecil kemungkinannya untuk mereka melakukan tindakan yang melanggar hukum,” jelas Lizzie.

Foto-foto: Iklan Kompas/ Ino Julianto.

Melalui inovasi pada EF Small Stars, diharapkan program ini dapat menjadi solusi bagi para orangtua yang ingin mengembangkan kemampuan literasi dan komunikasi anak melalui bahasa Inggris, sebagai persiapan kemampuan akademik mereka saat memasuki Sekolah Dasar dan sebagai bekal keterampilan yang diperlukan di masa depannya kelak.

“Singkatnya, inovasi program ini diluncurkan guna membantu mengembangkan kemampuan akademik, kompetensi, dan karakter anak melalui materi dan lingkungan belajar yang berorientasi pada perkembangan masing-masing anak. Tentunya kami turut melibatkan peran orangtua melalui fasilitas pendukung pembelajaran EF, yang dapat diakses di dalam kelas maupun di rumah bersama orangtua sehingga proses belajar menjadi lebih maksimal,” pungkas Elisabeth Maria. [*/INO]