Kosmetik memegang peran penting dalam mendukung penampilan perempuan. Bukan semata untuk menghargai tubuh sekaligus mengekspresikan karakter dan penampilan khas, riasan juga bisa mendongkrak kepercayaan diri.

Jauh sebelum peradaban modern, kosmetik tak sekadar berfungsi untuk melengkapi kecantikan. Berabad-abad silam, kosmetik banyak dipakai sebagai bagian dari ritual keagamaan sekaligus menunjukkan kondisi kesehatan yang baik.

Seiring waktu, kosmetik membawa dampak besar pada perkembangan mode, budaya, dan sejarah. Awal abad ke-20 adalah titik awal kelahiran industri kosmetik modern.

Foto-foto dokumen PAC

Kebangkitan industri film, fotografi, maupun telekomunikasi membawa dampak positif bagi perkembangan industri kosmetik, terutama di negara-negara barat. Dalam beberapa dekade pertama pada abad ke-20, diperkenalkan beragam produk tata rias mulai dari lipstik, lipgloss, maskara, dan eyeliner.

Tak hanya cocok diaplikasikan dalam riasan sehari-hari, rangkaian produk itu amat berguna dalam tata rias panggung dalam industri film dan teater. Barulah setelah ranah mode dunia melesat sejak era 1930-an, korelasi fungsi kosmetik dengan pemotretan mode, terjalin semakin kuat.

Tata rias panggung

Perkembangannya industri kosmetik juga terjadi di Tanah Air. Kehadiran produk profesional makeup amat dinanti untuk memenuhi kebutuhan industri film, pertunjukan, dan mode.

Terdorong dari adanya kebutuhan tersebut, Martha Tilaar Group melahirkan produk PAC (Professional Artist Cosmetic) Martha Tilaar pada Agustus 1997. Menurut penuturan Vice Chairwoman of Martha Tilaar Group Wulan Tilaar, kehadiran PAC berawal dari kebutuhan terhadap stage dan theater make up.

“Saat itu, Ibu Martha terinspirasi untuk menciptakan produk tata rias yang high pigmented dan memiliki warna intens, tidak terpengaruh jarak dan cahaya ketika dipakai di panggung. Kemudian berkolaborasilah kami dengan almarhum Teguh Karya, untuk mendapatkan masukan dari beliau mengenai tata rias panggung sesuai kebutuhan. Karena requirement-nya tentu berbeda dengan produk tata rias yang dikenakan sehari-hari,” terang Wulan.

Wulan menambahkan, bahwa sejak awal digagas, tim riset Martha Tilaar membuat PAC dalam formula yang sesuai kebutuhan segmen professional make up. Yang pasti, katanya, PAC memiliki formula khusus yang tahan lama, waterproof, high coverage, tahan terhadap paparan cahaya dan panas.

Dikenal sebagai pionir kosmetik lokal untuk memenuhi kebutuhan make up panggung dan end user profesional, PAC diciptakan dengan kualitas tinggi. Tak hanya itu, kosmetik ini senantiasa mengikuti tren warna dunia.

Dengan tetap mengusung keunggulannya, selain untuk kebutuhan profesional, PAC juga menjadi produk tata rias andalan untuk dipakai sehari-hari. Hal ini diakui dua orang make up artist (MUA) ternama Tanah Air Ahmad Farhobi (28) dan Slamet Wiyono (29).

“PAC itu selalu mengikuti perkembangan pasar. Saya menyukai merek ini, karena merupakan produk lokal yang memahami karakter perempuan Asia. PAC mampu memberikan proporsi warna sesuai warna kulit perempuan Asia. Apalagi untuk kebutuhan photoshoot, PAC mampu menunjukkan detail wajah lebih natural. Coverage-nya lebih ringan dan tidak membuat riasan tampak medok,” ucap Obby, sapaan khas Ahmad Farhobi.

Sementara itu, menurut Slam (panggilan akrab Slamet Wiyono), tantangan bagi seorang MUA adalah membuat orang tampak cantik dan menarik, akan tetapi tidak “mengubah” wajahnya.

“Bisa dianggap berhasil, jika lewat riasan yang saya pulaskan, mampu mempertahankan karakter wajah orang tersebut, bahkan jadi lebih menarik,” tutur Slam.

Telah berkecimpung di dunia tata rias Tanah Air sejak 12 tahun silam, Slam mengatakan dirinya sudah memakai PAC sejak 2009 karena mengapresiasi produk lokal unggulan tersebut. Menurutnya, warna PAC bagus dan high pigmented. “Apalagi saya menyukai glowing make up yang sekaligus menunjukkan kulit sehat. Karakter glowing dan moist sangat cocok diaplikasikan dengan PAC.”

Baik Obby maupun Slam menaruh harapan agar PAC terus berinovasi, karena kebutuhan kosmetik sangat penting saat ini. Selain mempercantik, juga menambah kepercayaan diri dalam beragam kegiatan sehari-hari.

Brand Manager PAC Listyannisa Retno Lestari menjawab kebutuhan tersebut dengan terus menghadirkan dengan beragam range product-nya. “Konsumen PAC yang utama adalah para MUA, seiring waktu produk ini juga dapat dinikmati end user sehingga kami menciptakan produk tidak hanya untuk para profesional, seperti dalam bentuk palet, tetapi juga satuan,” jelas Listyannisa.

Inovasi

Untuk mempertahankan posisi sebagai pionir kosmetik lokal untuk tata rias panggung dan kebutuhan end user profesional, inovasi menjadi nilai yang diusung PAC.

Wulan kembali menerangkan, Martha Tilaar Group terus melakukan inovasi produk sesuai perkembangan zaman. Dengan memprioritaskan kualitas tinggi dan dipasarkan dalam harga terjangkau.

Service excellent juga menjadi nilai lebih. Sebagai contoh, di setiap Martha Tilaar Shop yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, konsumen bersama komunitas maupun teman-temannya, bisa mendapat intimacy dan experience dengan mengikuti sesi Beauty Reborn Activity.

Di sisi lain, menggandeng komunitas MUA juga menjadi cara PAC untuk terus dekat dengan konsumen setianya. Sebelumnya, PAC aktif melibatkan para MUA alumnus kompetisi Gading Beauty Award (kompetisi make up dalam ajang Jakarta Fashion and Food Festival/JFFF). Barulah sejak tahun lalu, PAC membuat wadah komunitas MUA dalam portal PAC Muaster. Dalam situs tersebut, telah bergabung 240 MUA dari seluruh Tanah Air.

“Lewat PAC Muaster, kami ingin memfasilitasi para MUA untuk berkreasi. Kami rutin adakan challenge untuk menampilkan kreativitas MUA, sekaligus agar terjalin kedekatan antara PAC dan mereka,” terang Listyannisa

Kolaborasi PAC dengan festival mode ternama seperti Jakarta Fashion and Food Festival sudah terjalin sejak 15 tahun. Seperti belum lama ini berselang, dalam acara JFFF 2018, selain menjadi official make up partner, PAC juga mengadakan beragam kegiatan termasuk Make Up Artist Competition bertajuk Glam Ready on Spotlight.

Tak hanya berpartisipasi dengan perhelatan mode di Tanah Air, keterlibatan PAC dalam ajang internasional juga sudah mendapat banyak apresiasi. Beberapa contohnya, PAC pernah menyandang official make up untuk Hong Kong Fashion Week, Islamic Fashion Festival (di Kuala Lumpur, Malaysia), dan pertunjukan kelas dunia I La Galigo.

Inilah sebuah perjalanan panjang sang pionir kreasi negeri yang patut diapresiasi. [AJG]

 


Studio Coverage, Inovasi dari PAC

Mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam memenuhi kebutuhan produk tata rias, PAC Martha Tilaar meluncurkan Studio Coverage. Inilah produk yang mampu menjawab tantangan dari dunia fotografi, terutama saat sesi pemotretan (photoshoot).

Kemajuan teknologi membawa banyak perubahan dalam fitur kamera. Misalnya kini, kamera telah disokong fitur high definition (HD) beresolusi 2–5 kali besar dibandingkan kamera biasa. Kecanggihan kamera HD mampu menangkap setiap detail di wajah.

Untuk itulah PAC Studio Coverage hadir membawa tiga keistimewaan. Pertama, teknologi Wrinkle & Pore Blurring Effect serta soft focus effect yang diformulasikan khusus untuk makeup detail pada resolusi ultra HD-4K camera. Keunggulan kedua berupa protection yang mencakup UV protection, anti-iritasi dan antioksidan. Ketiga, membuat kulit tampak halus dengan adanya flawless dan light formula, sehingga juga cocok digunakan untuk tata rias sehari-hari.

Adapun rangkaian produk PAC Studio Coverage mencakup Ultra HD Hydrating primer, Ultra HD Liquid Foundation, dan Ultra HD Loose Powder. Ultra HD Hydrating Primer adalah produk yang klop mengawali proses merias wajah. Kosmetik tersebut bersifat multifungsi sebagai face primer dan eye primer yang dilengkapi formula antiiritasi. Kandungan sodium hyaluronic di dalamnya melembabkan kulit sekaligus memberikan efek matte finish. Tak ketinggalan, Ultra HD Hydrating Primer juga mampu mempertegas warna tata rias dan membuat riasan lebih bertahan lama.

Selanjutnya, PAC Studio Coverage memiliki produk kedua yaitu Ultra HD Liquid Foundation yang tersedia dalam 4 warna pilihan. Dibekali teknologi Wrinkle & Pore Blurring Effect, produk foundation ini dapat menyamarkan kerut dan pori-pori dari hasil refleksi cahaya lampu yang tidak merata. Keunggulan lainnya mencakup matte effect yang membuat tampilan halus, lembut, dan tidak berminyak; film forming untuk membuat riasan tahan lama dan waterproof; serta skin protection yang mencakup antiiritasi, antioksidan, dan UV protection.

Produk ketiga PAC Studio Coverage adalah Ultra HD Loose Powder dengan dua warna pilihan (pink dan yellow). Produk ini mempunyai beberapa keunggulan seperti soft focus effect (untuk menyamarkan garis halus, kerut, dan pori-pori), dow corning powder (untuk mengontrol sebum), antioksidan, dan UV protection.

Ketiga produk dalam rangkaian PAC Studio Coverage membawa terobosan baru dalam dunia tata rias Tanah Air. Bagi, Obby, make up artist ternama, PAC Studio Coverage sangat cocok untuk warna kulit Asia, terutama untuk kebutuhan photoshoot.

“Hasil aplikasinya tidak terlihat tebal. Sebaliknya justru tampak smooth, glowing, dan flawless. Bahkan, kulit tetap lembab dan tidak berminyak. Tata rias pun lebih bertahan lama,” ucap Obby antusias. [AJG]