Sebagai bentuk tanggung jawab sosial Pertamina dan bagian dari program Mudik Bareng BUMN, PT Pertamina (Persero) kembali menggelar mudik bareng dengan peserta sekitar 9.500 orang yang dikemas dalam Pertamina Bareng-Bareng Mudik (BBM) 2018.

Hadir melepas para pemudik di Lapangan Parkir Kantor Pusat PT Pertamina (Persero) adalah Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati yang mengatakan bahwa perbedaan BBM dengan tahun lalu adalah pertama dari sisi jumlah. Kalau tahun lalu ada 4.800 pemudik, tahun ini menjadi 9.500 pemudik. Ini dilakukan PT Pertamina karena melihat estimasi peningkatan jumlah pemudik sekitar 20-30 persen. Dengan demikian, untuk megurai kemacetan, penambahan jumlah ini juga untuk memberikan kesempatan masyarakat untuk mudik.

Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memberikan sambutan kepada para peserta Bareng-Bareng Mudik.

“Kita tambah juga untuk para mantan atlet nasional. kemudian petugas kebersihan dan keamanan di gelanggang olaharaga, serta seluruh unit organisasi yang ada kaitannya dengan olahraga. Ini dalam rangka Asian Games, jadi kita berikan apresiasi kepada mereka yang mendukung sosok yang mengharumkan nama bangsa,” kata Nicke.

Foto-foto : Iklan Kompas/ Antonius SP.

Hadir pula perwakilan Kementerian BUMN, Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno yang turut secara simbolis memberikan t-shirt dan name tag kepada pemudik. Fajar memberikan apresiasi yang besar kepada PT Pertamina atas inisiatif dan peran serta memberikan perjalanan mudik yang aman dan nyaman lewat Bareng Bareng Mudik (BBM). Selain itu, turut hadir Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial yang ikut menyaksikan prosesi pelepasan peserta mudik.

Wujud apresiasi

Dalam siaran pers, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito menyampaikan bahwa kegiatan BBM 2018 yang bertema “Energi Silaturahmi” ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan wujud apresiasi Pertamina kepada masyarakat.

“Mudik bareng Pertamina kali ini memasuki tahun kesebelas yang kita laksanakan. Kita memberangkatkan para mitra Pertamina, mekanik bengkel, petugas SPBU, sopir truk tangki, pekerja outsource, pekerja pabrik pelumas, mitra binaan CSR, marbot masjid dan masyarakat umum. Selain itu, kita juga akan berangkatkan para mantan atlet, petugas gelanggang olahraga, pelatih, dan pengurus olahraga sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa mereka,” ujar Adiatma.

Dengan mengikutsertakan komunitas olahraga, Pertamina berharap dapat turut mendorong semangat masyarakat Indonesia dalam menyambut dan menyukseskan Asian Games 2018 Jakarta–Palembang yang akan digelar 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Lebih lanjut Adiatma menjelaskan, Program BBM 2018 juga sebagai bentuk dukungan Pertamina untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin bersilaturahim kepada orangtua dan handai taulan di kampung halaman dengan nyaman dan aman. Kegiatan BBM 2018 sekaligus diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

Yang menarik, pemudik tidak hanya diberangkatkan dengan bus, tetapi juga dengan kereta api dan kapal laut. Secara keseluruhan, Pertamina menyediakan 110 unit transportasi, dengan perincian 100 unit bus tujuan ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat serta Palembang, 6 kereta api dengan lebih dari 10 kota tujuan di Jawa, dan 6 kapal laut dari Makassar dengan 5 kota tujuan.

Pemberangkatan bus dilaksanakan menjadi tiga pemberangkatan, yaitu dari Kantor Pusat Pertamina pada 9 Juni 2018 sebanyak 590 pemudik dan dari Area Parkir Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 11 Juni 2018 dengan peserta sebanyak 4.256 pemudik serta satu bus berkapasitas 54 orang diberangkatkan bersama-sama BUMN lain dalam Program Mudik Bareng Kementerian BUMN tanggal 9 Juni 2018 di Ancol.

Sementara itu, pemberangkatan dengan kereta api akan dilaksanakan di Stasiun Kereta Api Senen pada 8 dan 9 Juni 2018 dengan target total pemudik 1.312 orang, serta keberangkatan dengan kapal laut akan dilaksanakan di Pelabuhan Makassar untuk 3.288 pemudik.

Adapun detail kota tujuan mudik dengan bus dan kereta adalah Jogjakarta, kota-kota di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo, Purworejo, Kudus, Wonogiri, Magelang, Wonosobo, dan Pekalongan. Sementara itu, tujuan utama di Jawa Timur adalah Surabaya, Blitar, dan Mojokerto; serta kota di Jawa Barat, seperti Tasikmalaya dan Kuningan.

Khusus kapal laut akan diberangkatkan dari Pelabuhan Makassar dengan tujuan Balikpapan, Bima, Surabaya, Lewoleba, dan Bau-bau.

Terkait mudik, Adiatma memberikan tips aman sebelum berangkat. “Jangan lupa memeriksa rumah. Pastikan agar melepas selang dan regulator dari tabung dan kompor. Tabung gas harus tetap terjaga dalam keadaan terbuka, tidak boleh dalam keadaan tertutup dan tidak ada ventilasi,” imbuh Adiatma.

Bagi yang menggunakan kendaraan bermotor, Adiatma mengingatkan pentingnya bahan bakar berkualitas untuk performa mesin yang maksimal serta pentingnya menggunakan sabuk keselamatan, baik bagi pengemudi maupun penumpang mobil. “Jangan lupa, penumpang yang duduk di kursi belakang pun perlu mengenakan sabuk pengaman,” ujarnya.

Adiatma juga menegaskan komitmen Pertamina untuk senantiasa melayani kebutuhan BBM dan LPG selama bulan puasa dan masa Idul Fitri. Masyarakat yang menghadapi kendala dan hambatan dalam distribusi BBM dan LPG, dapat menyampaikan pengaduan melalui Contact Pertamina 1500-000 yang beroperasi 24 jam 7 hari dalam seminggu. [*]