Arsip Kompas Membentengi Presiden dengan ”Pasal Karet”

Kompas, 3 April 1974

Membentengi Presiden dengan ”Pasal Karet”

Seorang pemuda berusia 29 tahun dituntut hukuman penjara oleh jaksa karena menghina presiden. Dwi Pramono, pemuda yang menjadi tersangka, mengaku bersalah mencemari nama presiden di tempat umum.

Oleh Nasrullah Nara
· 1 menit baca
Presiden adalah simbol negara sehingga menghina presiden bisa dimaknai menghina negara. Begitulah narasi yang menyertai Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana atau RKUHP, bahasan DPR periode 2014-2019. RKUHP tersebut sedianya disahkan pada 2019, di ujung masa bakti DPR periode 2014-2019. Namun, [...]