MALANG, KOMPAS — Akademisi di Kota Malang, Jawa Timur, mulai bersuara soal seruan gerakan people power yang mulai riuh menjelang pengumuman hasil Pemilihan Umum Presiden 2019 pada 22 Mei. Gerakan itu dinilai melawan hukum dan hanya akan merugikan masyarakat. Rektor Universitas Islam Malang [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses