Sejak 30-an tahun yang lalu, Maria Yovita Meta Bastian khawatir tradisi menenun yang telah berlangsung ratusan tahun di Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, lambat laun akan pudar. Rasa khawatir itu mendorongnya dia menggerakkan kembali tradisi tersebut di sekolah-sekolah dan kampung-kampung. [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses