JAKARTA, KOMPAS — Pendidikan vokasi harus dikembangkan dengan menajamkan bidang keahlian dan memetakan kebutuhan tenaga kerja terampil pada dunia industri. Jika tidak, vokasi yang digalakkan pemerintahan Joko Widodo justru menjadi “biang” pengangguran.   Direktur Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kebudayaan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Amich Alhumami, yang dihubungi dari Jakarta, Selasa (14/11), mengatakan, dari […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses selama 7 hari !