Dua tahun terakhir, Bentara Budaya rutin memamerkan kembali koleksi-koleksinya kepada publik. Meski terlindas guliran waktu, karya-karya para perupa tetap memancarkan makna dan pesan yang selalu aktual. ”…Jika kami bunga/Engkau adalah tembok itu/Tapi di tubuh tembok itu/Telah kami sebar biji-biji/Suatu saat kami akan tumbuh bersama/Dengan keyakinan engkau harus hancur! Dalam keyakinan kami/Di manapun tirani harus tumbang!” […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses