Tak ada jaminan sistem ”hybrid multiplexing” membendung pemain lama industri penyiaran kembali kuasai frekuensi.  JAKARTA, KOMPASDalam pertemuan informal membahas draf Rancangan Undang-Undang Penyiaran, Selasa (13/2), di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, gagasan tentang sistem hybrid multiplexing yang dulu pernah digulirkan Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia Ishadi SK kembali mencuat. Dengan sistem hybrid multiplexing, DPR […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses