BELU, KOMPAS — Wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia dan Indonesia dengan Papua Niugini masih rawan peredaran valuta asing. Untuk itu, penyediaan mata uang rupiah di wilayah perbatasan tersebut akan terus-menerus dijaga. Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng menyampaikan hal itu di sela-sela acara peluncuran BI Jangkau di Pos Lintas Batas Negara Mota’ain, Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara […]

Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau log in jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses selama 7 hari!