JAKARTA, KOMPAS — Kebiasaan memesan akomodasi bepergian melalui platform dalam jaringan mendorong industri pariwisata mengadopsi teknologi digital. Meski demikian, tren ini tetap menuntut kehadiran manusia untuk urusan pelayanan kepada konsumen. Travelport, penyedia platform tata niaga bisnis pariwisata, dalam laporan survei bertajuk “The Global Digital Traveler 2017” menyebutkan, mayoritas wisatawan Indonesia mengandalkan informasi foto dan video […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses