JAKARTA, KOMPAS — Kenaikan batas kelenturan harga pembelian gabah/beras oleh Perum Bulog, dari 10 persen pada tahun lalu menjadi 20 persen, dinilai belum menjamin harga di tingkat petani. Kebijakan ini memang melonggarkan pengadaan beras oleh Bulog, tetapi tidak menjadi instrumen yang menjamin keuntungan usaha tani. Instrumen stabilisasi di tingkat petani adalah kebijakan harga pembelian pemerintah […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses