JAKARTA, KOMPAS — Indonesia memiliki potensi energi terbarukan panas bumi atau geothermal yang besar. Namun, kebutuhan pendanaan pembangkit geothermal tergolong mahal. Akibatnya peningkatan pembangkit listrik tenaga panas bumi Indonesia lebih lambat dibandingkan negara lain.
Ekivalen cadangan [...]

Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses