The fertile coffee plantation that covers the highland of Toraja and Tana Toraja once triggered wars in South Sulawesi in 1887. The wars involved coffee traders and even some kingdoms.
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses