Seandainya kamu punya mesin waktu, ke mana kamu ingin kembali? Tanyakan ini kepada mereka yang masih remaja atau beranjak dewasa saat dekade 90-an. Masa 20 tahun silam itu belum bisa mereka lupakan. Terus dikenang, dibicarakan, bahkan dihidupkan lagi. Maka, berhubung tak ada yang namanya mesin waktu, pergilah mereka ke festival-festival dan konser-konser grup musik yang […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses