”Kalian berdua beruntung cuma dijenggong anjing yang lehernya terikat. Tadi, selepas Isya, kuntilanak mengejar rombongan pendaki asal Jakarta,” begitu kata Ibu Sunarya kepada ayahmu ini, Nak. Napas terengah akibat sangar gonggong anjing, kami redam dengan kopi yang disuguhkan Ibu Sunarya di [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses