Saat banyak perupa Indonesia tergila-gila pada teknologi dan medium baru, Sri Maryanto memilih jalan sunyi dengan menekuni teknik lama yang nyaris terlupakan. Ia jatuh cinta pada litografi, sebuah teknik paling terpinggirkan dari seni grafis yang juga terpinggirkan dari hiruk-pikuk seni rupa [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses