Made Djirna (60) pernah dianggap sebagai seniman asosial karena karya-karyanya lebih banyak mengekspresikan dunia batin atau mistisisme. Pola-pola kreatifnya jarang sekali merespons realitas sosial, tetapi lebih pada glorifikasi terhadap tradisi leluhur. Pada Jakarta Biennale 2017, Djirna menyajikan [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses