JAKARTA, KOMPAS — Guru dan orangtua acap kali terjebak paradigma memilah dan mengelompokkan anak berdasarkan hasil tes kognitif. Hal ini berisiko menghambat perkembangan anak berdasarkan potensi yang mereka miliki. Hendaknya tes kognitif digunakan untuk mendongkrak kemampuan siswa, bukan menghakimi mereka. ”Pertanyaan yang mestinya diajukan orangtua dan guru ialah ’anak ini memiliki kecerdasan di bidang […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses