Sesosok laki-laki berpeci dengan setelan jas ala pejabat itu tersenyum datar. Tak jelas apakah di sana tersungging senyuman tulus atau palsu. Rakyat harus bernalar dan kritis, bahwa senyum penguasa kadang tak selalu jelas dan penuh kepentingan. Refleksi inilah yang menyeruak dari lukisan Januri [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses