JAKARTA, KOMPAS — Gangguan irama jantung atau aritmia bisa memicu kematian mendadak. Sekitar 87 persen dari data pasien penyakit jantung koroner, yang meninggal mendadak di Indonesia, menderita aritmia. Untuk itu, gejala penyakit itu perlu dikenali agar bisa ditangani dengan tepat. Yoga Yuniadi, [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses