MANILA, KAMIS — Pemerintahan Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Kamis (12/10), mengalihkan fokus perang melawan narkoba di Filipina dengan mengincar jaringan atau bandar besar. Duterte berharap perubahan target tersebut akan menenangkan kritik dari dunia internasional dan pegiat hak asasi manusia [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses