Jika Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menjadikan tim pemandu sorak sebagai senjata atau alat propaganda, ia berhasil. Bukan hanya hati rakyat Korea Selatan yang luluh, melainkan  juga dunia.  Harus diakui, Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, Korea Selatan, kali ini menjadi lebih menarik dengan kehadiran tim pemandu sorak Korea Utara. ”Tentara kecantikan” beranggotakan 200 mahasiswa itu […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses