Kurs rupiah telah merosot bersama kurs mata uang sejumlah negara berkembang lainnya terutama sejak 2015. Salah satu penyebab utamanya adalah, efek taper tantrum. Ini sebutan bagi dampak kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral AS terhadap pelarian modal asing yang menyebabkan depresiasi kurs rupiah dan sejenisnya. Pelarian ini tidak langgeng dan investasi asing masuk lagi ke […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses