LONDON, Senin— Perdana Menteri Inggris Theresa May memperoleh tekanan kuat dari para mitranya di Partai Konservatif untuk mundur. Sebagai imbalannya, para pembangkang di Partai Konservatif akan mendukung kesepakatan Brexit yang telah dua kali ditolak parlemen. Rencana itu diungkap sejumlah media [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses