logo Kompas.ID

Statis

Multimedia Infografik Statis Mengapa Yogyakarta Butuh Bandara Baru?
Mengapa Yogyakarta Butuh Bandara Baru?
Oleh Novan Nugrahadi, Hans Kristian ·

Terbatasnya kapasitas terminal penumpang dan landas pacu, serta kepadatan wilayah di sekitar Bandara Adisutjipto menjadi penyebab utama pembangunan bandara baru di DI Yogyakarta. Saat ini, Bandara Adisutjipto masih digunakan untuk penerbangan komersial pesawat berpengerak baling-baling dan pesawat jet pribadi.

Kondisi alam di sekitar Bandara Adisutjipto kurang ideal untuk perluasan landas pacu karena berdampingan dengan sungai dan tidak jauh dari perbukitan. Tingginya harga tanah di Kabupaten Sleman juga akan memperbesar alokasi biaya pembebasan lahan.

Lahan di lima desa di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, yakni Glagah, Palihan, Sindutan, Jangkaran, dan Kebonrejo dipilih sebagai lokasi pembangunan bandara baru. Sejumlah sarana pendukung akses dari dan menuju Kota Yogyakarta akan dibangun, salah satunya adalah pembangunan jalur kereta api.

Acara peletakan batu pertama menjadi awal pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta pada Jumat, 27 Januari 2017. Pembangunan dibagi dalam tiga tahap hingga rencananya akan terbangun terminal yang mampu menampung 25 juta penumpang per tahun dan landas pacu sepanjang 3.600 meter pada 2046.

Material permukaan tanah di kawasan pesisir berupa pasir halus dengan muka air yang tinggi. Sejumlah rekayasa dalam struktur bangunan digunakan untuk mengantisipasi gempa hingga magnitudo 8,5; tsunami setinggi 12,8 meter; serta likuefaksi.

Bandara Internasional Yogyakarta melayani penerbangan pertama sejak 6 Mei 2019, namun diresmikan pada 28 Agustus 2020 dalam kondisi pandemi Covid-19. Sebagian besar sarana pendukung telah terbangun, hanya jalur kereta api yang belum tersedia.

Di dalam simulasi, tsunami diperkirakan menjangkau apron dalam hitungan 37 menit setelah gempa besar. Dalam jangka waktu tersebut direncanakan agar seluruh pesawat telah meninggalkan bandara.

Sebelum dibangun Bandara Internasional Yogyakarta, sejumlah kota juga telah membangun bandara baru untuk meningkatkan daya tampung penumpang dan pesawat seiring meningkatnya mobilitas warga serta wisatawan.

Infografik lainnya dalam statis