logo Kompas.ID

Statis

Multimedia Infografik Statis Mengonsentrasikan Pulau Galang
Mengonsentrasikan Pulau Galang
Oleh Tim Infografik ·

Jauh sebelum digunakan sebagai RS infeksi penyakit menular, Pulau Galang di Kepulauan Riau, telah menjadi kawasan dengan fungsi penampungan yang membutuhkan perhatian khusus. Tentara Jepang di Indonesia yang kalah dalam Perang Dunia II tahun 1946 dikumpulkan di Pulau Galang sebelum dipulangkan pihak Sekutu. Kemudian pada 1979-1996, Pulau Galang difungsikan sebagai tempat penampungan sementara lagi. Pulau seluas 164 kilometer persegi ini dihuni pengungsi akibat perang saudara di Vietnam. Bulan Maret 2020, sebagian kompleks wisata bekas kamp pengungsi Vietnam dialihfungsikan secara kilat menjadi rumah sakit penderita Covid-19.

Pasukan Jepang yang menjadi tawanan perang sempat kekurangan gizi karena hanya memakan pucuk daun karet selama tiga bulan sebelum akhirnya Sekutu mendatangkan bahan makanan, bibit tanaman, serta perlengkapan pertanian.

Perang berkepanjangan (1957-1975) antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan mengakibatkan jutaan nyawa melayang. Banyak penduduk menyelamatkan diri dengan menyusuri sungai kemudian meninggalkan negaranya mengarungi Laut China Selatan.

Indonesia menawarkan Pulau Galang sebagai lokasi pemrosesan sekitar 10.000 pengungsi Vietnam di ASEAN namun, semua biaya penyelenggaraaan ditanggung Komisi PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR). Pulau ini dipilih karena memiliki sumber air yang cukup dan saat itu hanya dihuni 68 keluarga berjumlah 240 jiwa.

Tahun 1996 menjadi batas terakhir pengungsi Vietnam dan Kamboja berada di Pulau Galang. Secara bertahap mereka telah dikembalikan ke negara asal maupun ke negara ketiga yang bersedia menampung. Pulau Galang membuka diri setelah sekian lama tertutup, bekas kamp pengungsi diubah menjadi kawasan wisata sejarah dan di sekitar area ini muncul sejumlah pantai wisata.

Dua pasien pertama positif Covid-19 di Indonesia diumumkan pada 2 Maret 2020, dua hari kemudian dimulai pembangunan rumah sakit infeksi penyakit menular di Pulau Galang. Bangunan ini didirikan dengan sistem struktur modular dengan target selesai kurang dari satu bulan.

Fasilitas kesehatan ini direncanakan untuk merawat TKI yang baru tiba dari luar negeri. Rombongan pertama yang dirawat adalah 39 anak buah kapal KM Kelud milik PT Pelni (Persero) positif Covid-19 setelah berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Batu Ampar, Batam.

Infografik lainnya dalam statis