logo Kompas.ID

Statis

Multimedia Infografik Statis Tawon Ndas Merajalela
Tawon Ndas Merajalela
Oleh Dicky Indratno ·

Tawon Ndas sudah dikenal luas di Pulau Jawa, terutama di Provinsi Jawa Tengah. Ukurannya yang mudah dikenali karena sedikit lebih besar dari lebah, berwarna hitam, dan ciri belang berwarna kuning cerah. Tawon yang menyengat, sudah sering terjadi. Akan tetapi jarang menimbulkan banyak korban jiwa. Seperti dikutip dari Perhimpunan Entomolgi Indonesia, sengatan Vespa affinis (nama ilmiah Tawon Ndas) paling banyak hanya satu atau dua korban jiwa dalam satu tahun di dunia.

Maka ketika banyaknya korban jiwa akibat sengatan tawon sejak awal 2018 sampai akhir 2019, tentu sangat memprihatinkan. Sebagian besar korban adalah anak-anak dan orang tua, dimana kondisi tubuh sangat rentan terhadap sengatan. Selain itu kurangnya pemahaman dalam penanganan korban dari racun tawon, menambah daftar panjang korban jiwa.

Vespa affinis termasuk kecil ukurannya daripada tawon Vespa di Eropa, bahkan di China atau Jepang. Ilmuwan menyebutnya lesser hornet banded atau penyengat kecil berpita (kuning). Beberapa penyebutan lokal untuk tawon ini, di Pulau Jawa dikenal dengan “tawon ndas”. Artinya tawon besar yang biasanya menyengat di bagian kepala (endas).

Apabila koloni tawon di dalam sarang merasa terganggu, baik dilakukan dengan sengaja atau tidak dengan sengaja, maka secara berombongan tawon akan menyengat.

Infografik lainnya dalam statis