MEDAN, KOMPAS — Sekitar 2.000 sopir becak bermotor kembali berunjuk rasa di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Medan, Senin (20/3). Mereka menolak angkutan berbasis aplikasi, seperti Go-Jek, Go-Car, dan Grab Car, yang dinilai ilegal. Mereka meminta pemerintah bersikap tegas melarang angkutan aplikasi beroperasi di Sumatera Utara. Para sopir becak berunjuk rasa dengan memblokir […]

Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau log in jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses selama 7 hari!