BANDUNG, KOMPAS — Tentara Nasional Indonesia masih menunggu untuk ikut terlibat dalam mengatasi gangguan keamanan terkait dengan penyanderaan warga tiga kampung di Kabupaten Mimika, Papua, oleh kelompok kriminal bersenjata. TNI menyatakan, hingga saat ini mereka masih belum bisa bergerak maksimal karena sifat gangguan keamanan di Mimika masuk ranah hukum pidana. Kepala Staf TNI AD […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses