PALEMBANG,KOMPAS — Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api terkendala sejumlah aturan yang menyulitkan investor. Hal ini juga berdampak terhadap lambannya proses pembebasan lahan. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pun berencana mengajukan diskresi terhadap sejumlah peraturan. Direktur Utama PT Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan (PT SMS), selaku badan usaha milik daerah yang mengelola Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api, […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses