MATARAM, KOMPAS — Warga korban terdampak gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, bebas menentukan jumlah anggota kelompok masyarakat sebagai salah satu persyaratan pencairan dana stimulan pembangunan rumah rusak berat. Hal itu asalkan jumlah anggota kelompok masyarakat itu sesuai kondisi tiap desa dan berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat. ”Jangan kita ’kebiri’ kemauan masyarakat. Silakan bentuk pokmas (kelompok masyarakat), […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses