SOLO, KOMPAS — Masyarakat diaspora Jawa masih terus berupaya melestarikan pemakaian bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari. Mereka diharapkan menjadi motor-motor penggerak pengembangan seni dan budaya Jawa di berbagai negara. Tumijan (64), keturunan Jawa yang kini tinggal di Belanda setelah [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses