Petaka bisa terjadi kapan pun. Dan, ketika penyesalan muncul, semua sudah terlambat. Itulah kiranya yang dirasakan pasangan Khaerudin (45) dan Aminah (38), nelayan Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Mereka kehilangan Maulana (8), anak mereka, saat ditinggalkan [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses