SUMBAWA BARAT, KOMPAS — Penangkapan ikan menggunakan alat yang merusak ekosistem kelautan masih terjadi di wilayah perairan Nusa Tenggara Barat. Pengawasan oleh aparat berwenang, termasuk dengan melibatkan masyarakat, perlu terus digencarkan. Kasus terakhir, sejumlah nelayan di perairan Pulau [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses