logo Kompas.id
NusantaraSetiap Tahun, Puluhan Ribu...
Iklan

Setiap Tahun, Puluhan Ribu Burung asal Sumatera Diperdagangkan secara Ilegal

Pulau Sumatera menjadi ”jalur sutra” bagi perdagangan satwa liar secara ilegal di Indonesia, khususnya burung liar.

Oleh
VINA OKTAVIA
· 4 menit baca
Kegiatan <i>Forum Group Discussion</i> bertajuk “Sinergi Penguatan Pengawasan Pengendalian Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar Langka Wilayah Sumatera" di Bandar Lampung, Selasa (17/10/2023).
KOMPAS/VINA OKTAVIA

Kegiatan Forum Group Discussion bertajuk “Sinergi Penguatan Pengawasan Pengendalian Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar Langka Wilayah Sumatera" di Bandar Lampung, Selasa (17/10/2023).

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS — Pulau Sumatera menjadi ”jalur sutra” bagi perdagangan satwa liar di Indonesia, khususnya burung liar. Setiap tahun, puluhan ribu burung ditangkap dari hutan-hutan yang ada di Sumatera dan diperdagangkan secara ilegal.

Hal itu mengemuka dalam acara Forum Group Discussion bertajuk “Sinergi Penguatan Pengawasan Pengendalian Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar Langka Wilayah Sumatera” di Bandar Lampung, Selasa (17/10/2023). Kegiatan itu dihadiri sekitar 100 peserta dari Balai Karantina Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Dinas Kehutanan Lampung. Selain itu, hadir pula perwakilan dari kalangan akademisi dan pemerhati satwa liar.

Editor:
RINI KUSTIASIH
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000