LONDON, RABU — Pemimpin tim Red Bull, Christian Horner, meyakini timnya membuat tegang dua rival utamanya, Ferrari dan Mercedes, karena kondisi tim itu yang cenderung tidak konvensional. Berlanjutnya kebangkitan Red Bull pada 2018, dengan Daniel Ricciardo meraih dua kemenangan pada musim ini, Horner merasa timnya mulai sejajar dalam hal daya pacu dan performa melawan tim-tim […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses