Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda, akhirnya mencabut penghargaan kepada seorang WNI kandidat doktor (5/10/2017). Sebagaimana dituangkan dalam SK/029/KEPPRI/IX/2017, KBRI menarik kembali penghargaan intelektual karena terjadi ”dinamika di luar praduga dan itikad baik”. Sebelumnya, anugerah diberikan karena pelaku dianggap memiliki prestasi menakjubkan dalam temuan ilmiah dan teknologi antariksa. Kasus ini menambah panjang daftar […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau log in jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Utama selama 7 hari !