Agama secara normatif-ideal itu serba bagus dan indah diceritakan. Tetapi, agama sebagai realitas sosial yang ditampilkan oleh pemeluknya tak sepi dari kekurangan dan penyimpangan. Maka, wajar kalau agama yang awalnya sebagai kekuatan kritik sosial dalam perjalanannya sering kali jadi sasaran kritik. Kritik yang cukup tajam yang dialamatkan pada praktik keberagamaan antara lain datang dari Karl […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses