Membengkaknya jumlah peng- anggur lulusan pendidikan kejuruan setahun terakhir tak serta-merta bersumber dari kesalahan kurikulum. Berbagai faktor ikut memberikan kontribusi, baik internal maupun eksternal. Jalan keluar persoalan internal, pembenahan infrastruktur, menyangkut kurikulum, guru, sarana praktik, dan minat peserta didik. Untuk persoalan eksternal menyasar keterlibatan dunia kerja terhadap lembaga pendidikan kejuruan (SMK dan politeknik) serta penghargaan […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses selama 7 hari !