Siapa pun pasti sulit membayangkan sebuah negara tanpa kehadiran rakyat. Kalau sebaliknya bisa saja terjadi: rakyat tanpa negara. Rakyat ternyata menjadi subyek utama dalam relasi dengan negara. Sistem teokrasi, aristokrasi, atau monarki sekalipun ditegakkan ”nawaitu”-nya untuk menciptakan [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses