Catatan rekaman lebih dari tiga tahun ini memperlihatkan berlakunya unsur ”non-pasar” dalam aktivitas dagang tokoh-tokoh ”ekonomi akar rumput” ini. Kecuali sikap impersonal pemilik gedung Salamun, keempat aktor ini menggambarkan semangat tentrem, lukisan Patrick Guinness dalam Harmony and Hierarchy in Javanese Kampung (1986), untuk komunitas Kampung Legok, Yogyakarta, pada 1980-an: mengajukan sikap damai bersama agar bisa […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses