Masalah Rohingya yang meliputi nasib lebih dari 700.000 manusia dinilai menjadi berlarut-larut karena ada problem di tubuh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Laporan internal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menulis, sebuah ”kegagalan sistemik” pada organisasi itu menyebabkan kasus Rohingya tak kunjung [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses