Setelah penawaran saham perdana kepada publik (initial public offering/IPO) Uber dan Lyft anjlok di lantai bursa Amerika Serikat, Mei lalu, perhatian pengamat industri tertuju pada nasib perusahaan serupa di negara lain, termasuk di Indonesia. Walau kedua pemain besar di Indonesia, Go-Jek dan Grab, [...]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses