Ibarat kaset rusak yang memutar sepenggal nada berulang kali, Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah mengulangi kesalahan yang sama dengan para pendahulunya. Pembahasan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu lagi-lagi molor dari target waktu yang sudah disepakati. Pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu dimulai dengan titik tolak yang goyah. Keterlambatan tidak hanya menjadi penyakit DPR, tetapi juga pemerintah. Draf RUU […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau log in jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Utama selama 7 hari !