JAKARTA, KOMPAS — Munculnya populisme kanan dan politik sektarianisme yang melanda sejumlah negara di dunia perlu diantisipasi karena bisa merusak semangat multikultural di Indonesia. Oleh karena itu, segenap komponen bangsa perlu melawan gerakan sektarianisme. Ilmuwan pun harus mengambil peran penting dalam perlawanan tersebut sebagai pendorong gerakan moral. Dalam Seminar Nasional Dialektika Multikulturalisme dengan Kebangsaan yang […]
Untuk dapat mengakses konten ini, Anda harus berlangganan salah satu paket di Gerai Kompas atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses