Pemilihan kepala daerah Jayawijaya pada Juni 2018 hanya akan diikuti satu pasangan calon. Meski begitu, potensi rawan yang tinggi menyisakan kekhawatiran mengingat kekisruhan sudah terjadi saat masa pendaftaran. Hal ini membuat Komisi Pemilihan Umum, pasangan calon, dan aparat harus bersinergi untuk menghasilkan politik yang santun demi kepentingan publik. Calon tunggal pada pilkada Jayawijaya ini adalah […]
Untuk dapat mengakses konten ini, silakan berlangganan paket Kompas Digital Premium atau login jika sudah berlangganan. Bagi pengguna baru, daftar dan dapatkan akses bebas ke semua Berita Bebas Akses