Sastra Cerpen Mulut

CERPEN DIGITAL

Mulut

Mereka berdua seperti tengah bernostalgia di Puskesmas Ngundu. Masa-masa sekolah rakyat, kembali dalam ingatan mereka.

Oleh Faiz Adittian
· 1 menit baca
Pagi itu antrean loket sudah panjang. Seorang perempuan tua, dengan mengenakan tongkat, berjalan lambat ke meja resepsionis. Mungkin saja ia merasa tidak karuan lantaran demam yang menyerangnya semenjak tiga hari yang lalu. Mulutnya komat-kamit—entah apa yang ia katakan, tak terdengar—mendekati [...]